Biosfer

Pengertian Biosfer/ Ekosfer

Dilihat dari etimalogi kata biosfer berasal dari dua kata yakni, bio = hidup dan spaira = lapisan. Jadi biosfer adalah lapisan makhluk hidup atau lapisan tempat berlangsungnya kehidupan makhluk hidup.Kehidupan di biosfer meliputi wilayah yang tumpang tindih antara litosfer, hidrosfer, dan atmosfer.Cagar biosfer adalah suatu kawasan yang terdiri dari ekosistem asli, unik, atau ekosistem yang telah mengalami degradasi yang keseluruhan unsur alamnya dilindungi dan dilestarikan bagi kepentingan penelitian dan pendidikan.Cagar biosfer terdiri dari 3 kawsan, yakni kawasan inti, kawasan penyangga, dan peralihan.

Zonasi cagar alam

Tingkat kehidupan dalam wilayah yang dipelajari ekologi meliputi individu, populasi, komunitas, ekosistem, bioma, dan biosfer/ ekosfer.

Persebaran Flora dan Fauna di Permukaan Bumi

Persebaran flora dan fauna ditentukan oleh 3 faktor, yakni:

  1. Faktor penyebab yang meliputi tekanan populasi dan perubahan habitat;
  2. Faktor saran/ media yang meliputi udara, air, dan manusia; dan
  3. Hambatan persebaran yang meliputi keadaan iklim, tanah/ edafik, geografi, dan biologis.

Persebaran Flora di Permukaan Bumi

Komunitas flora di dunia dapat dibagi menjadi tiga macam yang utama yaitu hutan, padang rumput, dan gurun. Hal tersebut berdasarkan perubahan naik garis lintang yang berarti penurunan suhu dalam pembagian mintakat (zone) suhu.

Keberadaan flora di suatu tempat sangat dipengaruhi oleh factor lingkungan baerupa iklim, tanah, relief, dan biotik (tindakan manusia) yang ada di tempat tersebut.Suatu ekosistem skala besar terjadi karena interaksi iklim dan biota setempat.Tingkat organisme yang lebih tinggi dari ekosistem disebut bioma. Terdapat 6 bioma di permukaan bumi, yakni:

  1. Bioma hutan hujan tropis, terdapat di daerah tropis. Hutan ini sangat berstratifikasi, secara garis besar membentuk tiga lapisan, yakni:
    1. pohon menjulang tinggi,
    2. lapisan tajuk (kanopi), dan
    3. lapisan tumbuhan bawah.
  2. Bioma padang rumput, terdapat di daerah tropic maupun subtropik dengan ciri daerah suhu panas sepanjang tahun dan hujan terjadi secara tidak teratur. Curah hujan antara 250 – 500 mm/ tahun. Padang rumput terdiri dari stepa dan sabama (padang rumput yang diselingi pohon yang letaknya menyebar).
  3. Bioma gurun, curah hujannya sangat rendah < 250 mm/ tahun, sehingga hanya tanaman yang mampu berdapatasi dengan kondisi air sedikit. Tumbuhan yang dapat hidup memiliki ciri berdaun kecil dan berakar panjang.
  4. Bioma hutan gugur, terdapat di daerah yang memiliki 4 musim. Bioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang.
  5. Bioma taiga, terdapat di sebelah selatan hutan tundra 45° – 57° LU. Musim panas 3-5 bulan merupakan masa pertumbuhan. Hutannya merupakan hutan conifer (berdaun jarum).
  6. Bioma tundra, terdapat di lingkaran arktik dan pulau kecil dekat antartika. Hanya lumut yang dapat tumbuh di daerah tundra.

Persebaran Flora di Indonesia

Tipe tumbuhan dipengaruhi oleh factor tanah, iklim, dan ketinggian tempat. Secara umum persebaran tumbuhan di Indonesia dikelompokkan menjadi enam jenis, yaitu:

  1. Hutan hujan tropis, curah hujan tinggi sehingga tumbuh berbagai jenis tumbuhan.
    Hutan ini terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua;
  2. Hutan musim, pohon angsana dan jati merupakan pohon khas hutan ini. Daerah persebarannya adalah sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nus Tenggara Timur.
  3. Hutan bakau, terdapat di pantai timur pulau Sumatera, pantai utara pulau Jawa, Kalimantan, dan pantai selatan Papua;
  4. Hutan saban, persebarannya di Jawa Timur dan Nusa Tenggara;
  5. Stepa,persebarannya di Nusa Tenggara Timur;
  6. Padang lumut, persebarannya di puncak pegunungan seperti di pulau Sumatera, Sulawesi, dan Papua.

Berdasarkan keadaan curah hujan, persebaran tumbuhan di Indonesia dari Sumatera sampai Nusa Tenggara secara berturut-turut sebagai berikut: hutan hujan tropis – hutan musim – saban/ stepa.

Persebaran Fauna di Permukaan Bumi

Persebaran fauna di permukaan bumi bervariasi karena dipengaruhi adanya perbedaan iklim, tanahm tinggi rendahnya permukaan bumi, dan tindakan manusia.Persebaran fauna di permukaan bumi juga dipengaruhi kemampuan masing-masing fauna dalam beradaptasi dengan lingkungan hidupnya.Alfred Russel Wallace (1876) membagi persebaran fauna di permukaan bumi menjadi enam, yaitu:

  1. Wilayah Ethiopian

Wilayah ini tersebar di wilayah Afrika bagian selatan Gurun Kalahari, Madagaskar, sampai Jazirah Arab bagian selatan.Jenis faunanya adalah zebra, jerapah, badak, kuda nil, simpanse, gorilla, singa, dan lain-lain.

  1. Wilayah Palearktik

Wilayah ini tersebar di kawasan Eurasia mulai dari daerah Kutub Utara sampai pegunungan Himalaya, mulai dari kepulauan Inggris di Eropa Barat sampai ke Jepang dan selatan Bering di Pasifik.Jenis faunanya adalah kambing, sapi, kijang, dan lain-lain.

  1. Wilayah Oriental

Wilayah ini meliputi kawsan Asia, terutama Asia selatan, Asia Tenggara, serta pulau-pulau di sekitarnya.Jenis faunanya adalah harimau, gajah, orangutan, dan lain-lain.

  1. Wilayah Neotropikal

Wilayah ini meliputi kawasan Meksiko selatan, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.Jenis faunanya yaitu tapir, primate, berbagai jenis burung, kelelawar penghisap darah, dan lain-lain.

  1. Wilayah Neartik

Wilayah ini tersebar di kawasan Amerika Utara (AS dan Kanada), kawasan utara dekat Kutub Utara, dan Greenland.Jenis faunanya adalah anjing, kelelawar, kelinci, tupai, bison, dan lain-lain.

  1. Wilayah Australia

Wilayah ini meliputi Australia, Selandia Baru, Papua, Malkuku, dan pulau-pulau di sekitarnya.Contoh hewannya adalah kangguru, mamalia bertelur, burung emu, dan lain-lain.

Persebaran Fauna di Indonesia

Secara umum persebaran dauna di Indonesia dibedakan menjadi tiga wilayah, yakni:

  1. Fauna Indonesia Barat, meliputi pulau Sumatera, pulau Jawa, pulau Kalimantan serta pulau kecil di sekitarnya. Jenis hewannya termasuk tipe oriental seperti gajah, harimau, badak bercula satu, trenggiling, babi hutan, buaya, dan kijang;
  2. Fauna Indonesia Tengah meliputi pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, Nusa Tenggara. Jenis hewannya seperti anoa, babi rusa, kuskus, komodo, dan burung maleo;
  3. Fauna Indonesia Timur, meliputi pulau Papua dan pulau sekitarnya. Jenis hewannya termasuk tipe Australian seperti kangguru, wallaby, biawak, burung cendarawasih. Batas persebaran fauna Indonesia Barat dan Indonesia Tengah adalah garis Wallacea, sedangkan batas persebaran fauna Indonesia Tengah dan Indonesia Timur adalah garis Weber.

Persebaran Hewan Indonesia